Senin, 28 Oktober 2013

Ajaib, Tanpa Campur Tangan Ilahi Moonraker Tidak Akan Pernah Ada

Moonraker
Selamat Ulang Tahun Ke-35 Moonraker Indonesia

Tahun 1978, pada hari Peringatan Sumpah Pemuda, sekelompok pemuda berkumpul. Para pemuda itu biasa saja. Rata-rata berusia belasan tahun, Mereka menyatakan dirinya sebagai satu kesatuan yang mengikat, sebagai satu keluarga yang berideologi sama untuk sebuah tujuan.

Para Pendiri yang masih belia itu, dalam segala keterbatasannya, ternyata sudah mempunyai pandangan jauh ke depan. Pandangan itu jauh melampaui batas zamannya. Mereka berani mencita-citakan tujuan yang mereka harapkan yang sekarang ini mereka warisi kepada kita, yang kini berdiri dan kita cintai ini, yaitu Moonraker.

Mereka percaya Moonraker yang mereka bentuk bisa besar. Mereka berani berkorban agar harapan itu terwujud. Mereka bertindak.

Dan selama tahun-tahun berikutnya, ribuan pemuda di Indonesia bertaruh loyalitas demi mempertahankan harapan itu.

Itulah fakta  sejarah organisasi kita. Guratan sejarah itu menunjukkan betapa luar biasa peran anggota sebelum kita bergabung dalam organisasi ini.

Kalau kita renungkan, Moonraker itu unik. Barangkali tak ada organisasi lain di dunia ini yang berisikan begitu banyak kaum remaja yang selalu mengidolakan organisasinya melebihi apapun yang ia miliki.

Sebenarnyalah Moonraker adalah sebuah keajaiban. Jika memakai nalar dan akal manusia semata, keajaiban itu tak akan pernah terwujud. Mustahil ada kelompok manusia dengan latar belakang yang biasa saja dapat mengikrarkan diri sebagai satu kelompok yang bisa sangat begitu besar sampai saat ini.

Keajaiban seperti ini, kita yakin dan percaya, hanya lahir karena ada campur tangan Ilahi. Tanpa ridho dan kehendak Allah SWT, Moonraker tidak pernah ada.

Oleh karena itu, marilah kita pada saat-saat seperti ini merendahkan hati dan menyadari hanya karena kehendak-Nya Moonraker ada. Oleh karena itu organisasi ini harus kita rawat baik-baik. Dan tugas merawat ini adalah tugas sejarah dari setiap generasi ke generasi. Moonraker harus dijaga tetap eksis, tetap utuh dan tetap satu.

Kini, kita mesti berusaha. Saudara-Saudara, adik-adik, hidup di zaman yang berbeda, di era yang berbeda dari para pendahulu kita.

Moonraker sudah banyak menghadapi tekanan dan tantangan berat. Diantaranya banyak anggota yang salah kaprah dalam bergabung ke dalam organisasi. Moonraker tidak membenarkan adanya perbuatan kriminal anarkisme apalagi mengganggu kamtibmas. Maka, tantangan berat ini menuntut kembalinya kepeloporan anggota di zaman sekarang untuk melakukan hal dan kegiatan positif dalam berbagai bidang. Sama seperti 1978, para anggota masa kini harus mampu berpikir jauh melampaui zaman. Zaman dan tahun memang berbeda tetapi api kepeloporan para Pendiri pada 1978 harus terus menyala di hati para anggota zaman sekarang. Kita harus bersyukur karena Moonraker masih banyak mempunyai generasi-generasi yang kreatif dalam berinovasi untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini.

Dalam memperingati Hari berdirinya Moonraker, sekedar mengingatkan satu hal yang dapat merongrong pondasi organisasi ini. Para anggota jangan sampai tergoda oleh sikap yang sempit dan eksklusif, bahwa dirinyalah yang paling benar, anggota lain harus mengikuti pandangan kita. Ini cobaan yang berat. Sebab, anggota yang lain juga bisa terkecoh. Ada banyak pandangan sempit dan eksklusif yang memoles dirinya sendiri sedemikian rupa sehingga seolah-olah menjadi pilihan sikap ideal, sikap yang paling benar, sikap berani, sikap maju.

Mengadopsi eksklusivisme dan pandangan berorganisasi yang sempit sama saja dengan mengakhiri kesepakatan para pendiri Moonraker. Dulu, para Pendiri itu dengan pikiran jernih berikrar menanggalkan berbagai perbedaan. Mereka membuka diri masing-masing agar mampu menerima perbedaan pandangan dan sikap. Keterbukaan dan toleransi merajut perbedaan dalam satu kebersamaan. Inilah kunci eksistensi Moonraker yang harus terus kita pertahankan sampai akhir zaman.

Buat kalian semua, jangan pernah lupakan peran Pendiri dan pengabdian anggota-anggota sebelum kita. Mari kita bawa Moonraker melintasi tantangan zaman dengan selamat dan kita jaga agar tetap utuh. Mari kita bangun Moonraker yang damai, profesional bagi semua anggota-anggota di semua generasi. Mari kita rawat keajaiban Ilahi ini.

Selamat Ulang Tahun yang ke 35 Klub Moonraker. One for all all for one !!!

Ikuti Lewat Email

Hai bro, dapatkan artikel terbaru dengan berlangganan melalui email

BACA JUGA

2 Komentar "Ajaib, Tanpa Campur Tangan Ilahi Moonraker Tidak Akan Pernah Ada"

Nedy factory 28 Oktober 2013 pukul 01.59 WIB Permalink

wanieun .... one for all ..all for one

Anonim 28 Oktober 2013 pukul 13.37 WIB Permalink

wanieund kang. Semoga moonraker kedepannya lebih kreatif, positif dan kondusif.



Moonraker jakarta

Silahkan berikan komentar/pertanyaan anda. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan.Terimakasih.